Tampilkan postingan dengan label target. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label target. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Januari 2014

Suka Baca Novel



“Hobi kamu apa?”
“Baca novel.”


Itu jawaban saya setiap kali ditanya masalah hobi. Saat Osjur kemarin, saya dan teman-teman seangkatan mendapat tugas untuk saling mewawancarai setiap orang di angkatan kami. Otomatis, saya jadi sering banget ditanya (dan bertanya juga) soal hobi. Somehow, saya sempat merasa kalau hobi saya ini ‘nggak banget’. Hmm, mungkin karena kebanyakan temen akan menjawab “dengerin musik” atau “nonton film” kalau ditanya hobi, saya jadi merasa kalau hobi saya keren (hari gini menemukan orang yang suka membaca itu susah kan?). Tapi, begitu ketemu sama temen yang hobi baca juga dan bacaannya adalah buku-buku nonfiksi (yang menurut saya ‘berat’), saya langsung merasa minder. Merasa diri ini kekanakan banget gegara baca novel doang.

Kenapa saya suka baca?
Mungkin ini adalah hasil kombinasi dari seorang Ibu yang telaten mengajari saya mengeja huruf dan seorang sepupu jenius yang bahkan sebelum masuk TK pun sudah hobi baca majalah Bobo. Saya jadi getol banget belajar baca. Pengen ngejar tuh sepupu jenius. Pengen baca Bobo juga :3

Kenapa sukanya baca novel?
Nah, kalau yang ini peran Ibu saya nih. Beliau yang pertama kali mengenalkan saya pada jenis bacaan selain majalah Bobo, yaitu novel. Beliau berjanji akan membelikan saya novel kalau nilai saya bagus. Saat itu saya masih duduk di bangku SD, mungkin kelas 3 atau 4.
Singkat cerita, tibalah hari di mana Ibu saya harus menepati janjinya, hehe. Saya diajak ke toko buku. Pas itu, salah satu novel yang sedang dijagokan adalah Harry Potter (baru ada buku 1 sampai 4). Langsung deh dibeliin Harry Potter 1 (Batu Bertuah). Sampai rumah langsung saya baca.
Dan saya pun ketagihan! Sejak saat itu, saya mulai mengoleksi novel. Rak buku di kamar saya mulai dijejali dengan serial Lima Sekawan dan beberapa novel lain karangan Enid Bylton (ini juga rekomendasi dari Ibu saya; beliau dulu juga suka baca karya-karya Enid Bylton). Saya ingat, betapa dulu sebelum tidur, saya selalu menyempatkan diri untuk menghitung jumlah buku di rak. Memastikan kalau nggak ada satu buku pun yang tercecer (soalnya dulu kan adik saya masih kecil, takutnya mereka ngambilin buku saya terus nggak dibalikin, hehe). Sebelum tidur saya sempatkan baca novel, biasanya sih reread aja… Gak setiap kali saya bisa punya novel baru segera setelah selesai membaca satu novel kan?

Yah… itulah awal mula hobi saya.

Dulu juga sempat punya keinginan untuk punya perpustakaan pribadi yang isinya novel-novel kesukaan. Terus, beberapa hari yang lalu tidak sengaja mampir ke kineruku.com. Dan keinginan saya untuk punya perpustakaan pribadi pun muncul kembali. Pengennya mulai sekarang rutin beli buku, misal sebulan sekali ke toko buku dan harus beli buku. Buku itu investasi coy…

Dan setelah saya pikir-pikir lagi, baca novel itu ada gunanya koq.. karena kan pasti ada info-info yang diselipkan si penulis di novelnya. Lagian, baca novel itu bisa melatih imajinasi juga… 


"Sometimes I read because my reality is just too difficult"
[source

Solo, 10 Januari 2014


Sabtu, 07 Juli 2012

Terima Kasih

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua MPers... atas semua doa dan dukungan yang kalian berikan kepada saya... Hingga akhirnya, alhamdulillah, saya lolos SNMPTN 2012 dan diterima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB..

Thank you so much, MPers!!

Jumat, 01 Juni 2012

[random] Habis UN Terbitlah CINTA

"..eh, si R itu jadian ya sama si Z?"

"Udah lama kaleee! Udah sejak seminggu pasca UN."

~~~~~

"..eh, tadi koq si C pasang status, kayaknya lagi seneng banget gitu.. kenapa? udah dapat universitas ya dia?"

"Hallaaah, paling juga tadi habis dipuji-puji sama si F."

"Hloh? Ada hubungan apa di antara mereka?"

"..mereka kan udah jadian -___-"

~~~~~

[di dunia maya, beberapa hari pasca UN]
Setiap kali si P pasang status, di like/comment sama si S.. dan sebaliknya

~~~~~

Ckckck... itulah fenomena yang sedang jadi trending topic saat ini [di lingkungan saya]. Ada temen yang dulu pas awal kelas XII minta break sama pacarnya. Begitu UN selesai, hubungan yang di-pause pun di-play kembali.

Ada juga temen yang udah putus dari pacarnya sebelum ujian. Habis UN, udah gandeng pacar baru aja..

Ada temen [cowok-cewek] yang selama ini suka dijodoh-jodohkan... eeeee, pasca UN, malah jadian beneran!

Ada pula temen yang cerita, pas acara wisuda kemarin ibunya tanya, "Dik, temen-temenmu semua ngenalin pacar mereka ke ortu, kok kamu enggak?"

Jawab temenku, "Adik kan gak punya pacar, bu..."

Si ibu masih saja bertanya, "Masak? gak pingin apa punya pacar?"

Temenku: "Sama sekali nggak pingin!"

~~~~~

Bagaimana dengan saya?

Ohhhooo, jangan khawatir.. saya juga sudah punya tambatan hati sendiri:

STEI, ITB !!

Ya, itulah cinta saya... cinta yang sedang saya usahakan... cinta yang sedang saya kejar.

Saya nggak mau ngiri sama temen-temen yang udah pacaran. Toh, prinsip saya emang gak mau pacaran. Saya cuma berharap, supaya temen-temen saya itu selalu dapat bimbingan dari Allah. Jangan sampai mereka melanggar batas-batas yang udah paten, mutlak, ditetapkan olehNya.

~~~~~

Ya Rabby... jodohkan aku dengan cinta yang sedang aku kejar saat ini. Jodohkan aku dengan ITB ya Allah... aamiin..

~~~~~

PS: kalau ada temen sekolahku yang baca entry ini dan merasa tersindir atau malah tersinggung, aku nggak maksud nyari musuh hlooo... terus kalau ada yang merasa kisah cintanya dijadiin contoh di awal entry ini, thanks dan maaf. identitas kalian masih aman insya Allah :)

Untuk para MPers yang udah baca entry ini, thanks for visiting.. maaf kalau entry ini geje/random banget. Yang jelas, saya minta doa dari MPers semua: tolong doakan saya berjodoh dengan ITB ya... ? Terima kasiiiiih.... ;)

Senin, 23 April 2012

Maudy Ayunda "The Climb" Cover




...accidentally found this video...

pertama kali denger lagunya di radio. pas itu gak tau judul lagunya apa... cuma suka aja sama liriknya.

siang ini, berawal dari teaser film Perahu Kertas, sampailah saya di video yang di upload ke channel Maudy Ayunda ini :)

emang bener...

...
Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb
...

Bukan hasil... tapi prosesnya yang penting :)

Rabu, 14 Maret 2012

Satu Cambukan lagi...

Cambukan apa?

...silakan baca ini...


...YEAH.... 

Hidup di dunia ini emang bukan permainan yang bisa di Play Again seenaknya... Sooo, selalu usahakan tampil maksimal di setiap kesempatan!!!

Selasa, 21 Februari 2012

Update Gado-Gado

Keterangan gambar:
 
~~Reminder on my hand.. Pengingat akan dua mimpi yang harus diusahakan untuk diwujudkan: Paris dan Bandung, Sorbonne dan ITB :)

~~Fokus pertengahan tahun.. Satu-satunya jalan yang diharapkan berhasil dilalui :)

~~Don't waste them! Inget, udah banyak uang yang habis untuk membeli itu semua. So, ayo dimanfaatkan! Jangan dipakai buat bantal atau pajangan doang!

~~Padat.. Hari-hari penuh TO, Ujian praktek, UAS... Sedikit lega setelah UAS. Bisa fokus sepenuhnya ke UN. Habis UN, konsen ke SNMPTN..

____________________________________________

Random thought:

~~Nothing to lose... Tiba-tiba saja terlintas di benak. Mengusik, ingin tahu apa sebenarnya makna tiga kata itu. Tepatkah jika "Nothing to lose" kusamakan dengan "tak ada yang sia-sia" ? 

____________________________________________

Orang yang berbuat kebaikan sebesar atom akan menerima balasannya. Orang yang berbuat keburukan sebesar atom akan menerima balasannya.

Rabu, 18 Januari 2012

The Power of The Dream - Celine Dion

Beberapa hari belakangan ini, hampir setiap kali saya mendengarkan radio favorit [MH FM 92.1] di jelang maghrib, suara Celine Dion merasuk lewat indera pendengaran saya. 

Eh, awalnya saya gak tahu kalau itu suaranya Celine Dion. Yang jadi perhatianku hanyalah bahwa lagu itu bagus, enak didengar, dan ada kata-kata yang sangat dalam maknanya buatku : The Power of The Dream. Yeah, semenjak saya baca tetralogi Laskar Pelangi nya Andrea Hirata, saya jadi tertular virus sang Pemimpi. Sang Pemimpi yang selalu percaya bahwa impiannya bisa jadi kenyataan. If you can dream it, you can do it !!!

Nah, tahun 2012 ini akan jadi tahun yang penting untuk saya mengingat di tahun ini saya musti berhasil mengerjakan 'soal-soal penentu masa depan' [baca: UN dan SNMPTN]. Saya jadi ingat, masa-masa 3 tahun lalu, di mana saya juga harus mempersiapkan diri untuk UN. Waktu itu ada satu lagu yang saya jadikan salah satu charger motivasi dan semangat saya. Lagu itu adalah Hero, yang dinyanyikan oleh Mariah Carey.

Semenjak jatuh hati sama lagunya Celine Dion, The Power of The Dream ini, saya pun menjadikannya sebagai salah satu charger motivasi dan semangat saya tahun ini. Haha, walaupun itu termasuk lagu lawas [dirilis tahun 1996 boz!]. Saya nya saja yang baru denger sekarang XP

Ini liriknya...[taken from here]

Deep within each heart
There lies a magic spark
That lights the fire of our imagination
And since the dawn of man
The strenght of just "I can"
Has brought together people of all nations

There’s nothing ordinary
In the living of each day
There’s a special part
Every one of us will play

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
As the world gives us its best
To stand apart from all the rest
It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far
The rest is just pure heart
You’ll find your fate is all your own creation
Every boy and girl
As they come into this world
They bring the gift of hope and inspiration

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

There’s so much strength in all of us
Every woman child and man
It’s the moment that you think you can’t
You’ll discover that you can

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us

The power of the dream
The faith in things unseen
The courage to embrace your fear
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream
To realize the power of the dream

Just believe that there's nothing ordinary in this life, that there's a special role for each of us. Ya, setiap manusia itu berbeda. Tidak ada yang sama persis. Dan skenario Allah untuk setiap manusia di bumi ini telah ia rancang sedemikian indahnya. Hanya DIA yang tahu relasi antara peran kita dengan peran orang lain. Kata teman saya: 

"...setiap orang itu butuh orang lain. Sangat mungkin bahwa di masa depan nanti, ketika tiba saatnya bagi kita untuk memasuki dunia kesuksesan, yang membuka pintu kesuksesan itu bukan kita sendiri, melainkan orang lain. Begitu pula sebaliknya..."

...
The power of the dream
The faith in things unseen
The courage to embrace your fear
No matter where you are
To reach for your own star
...

Just believe in HIM, Who always listens to my du'a, our du'a. Nothing's impossible for HIM. 

Walaupun hasil Try Out SNMPTN kemarin menyatakan bahwa saya belum lulus untuk kedua pilihan saya, saya yakin jika saya terus berusaha, berlatih setiap hari, lebih mendekatkan diri kepadaNYA dengan memperbesar intensitas ibadah, DIA pasti akan memberi saya jalan. 

Allaahu yaa Rabbiy, hamba sangat ingin jadi mahasiswa STEI ITB... boleh yaa? :)



Setelah sekian lama tak posting..

Minggu, 01 Januari 2012

Lomba Blog Post by Telkom Speedy

Holla... !!

Kemarin malem, saya baru aja daftar lomba Blog Post yang diadakan oleh Telkom Speedy...

Please visit my Resolusi Juara 2012 and leave your comments ^^

Buat yang mau ikutan juga, masih ada waktu sampai besok tanggal 8 Januari. Infonya cari aja di official web nya Telkom Speedy, atau di fanpage FBnya :)

Merci beaucoup :D

Rabu, 02 November 2011

Tentang SYUKUR

Semalam, ada SMS dari guru SMP saya dulu. Beliau biasa mengirimi SMS-SMS berisi muhasabah ke saya. Senang juga dapet SMS dari beliau. Selain kata-katanya menentramkan hati, SMS beliau juga telah meramaikan hape saya yang memang sering sepi SMS, huehehehehe...

Begini isi SMSnya semalam:

"Barangsiapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri yang banyak (HR Achmad). SYUKUR hidup akan MAKMUR, KUFUR hidup akan HANCUR."

Saya pun kembali diingatkan untuk bersyukur. Mensyukuri segala apa yang saya punya sekarang. Mulai dari yang bersifat material hingga yang bersifat non material.

Tadi pagi, saya kembali merutuki diri yang masih saja lupa bersyukur... Pasalnya, saya merasa bahwa waktu yang saya punya ini sangat kurang untuk menuntaskan semua kewajiban. Padahal sebenarnya, saya saja yang tidak pandai mengaturnya. Manajemen waktu saya sangat payah, saya akui itu. Kalau mengatur waktu yang sedikit saja nggak becus, walau dikasih 100 jam dalam sehari pun pasti akan tetap merasa kurang.

Saya pun berkata kepada diri sendiri:
"24 jam itu CUKUP!! Asal kamu mampu mengaturnya dengan baik. Buatlah jadwal, bagi waktumu untuk menuntaskan kewajiban dan memenuhi kebutuhan! Setelah itu, patuhi jadwal itu..!! Jangan biarkan suatu apapun membuatmu merevisi jadwal secara tiba-tiba, hanya demi kesenangan semu belaka!! Hadapi musuh terbesarmu, yaitu dirimu sendiri! Jangan biarkan musuh itu melenakanmu sehingga jadwal terabaikan!! Ingat selalu, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya adalah salah satu caramu untuk mensyukuri kesempatan yang telah diberikan-Nya, mensyukuri hidupmu di dunia ini..."



sore hari Rabu...
9 days remain...

Rabu, 05 Oktober 2011

Kamis, 22 September 2011

Jangan Mengeluh... Usahakan!

image taken from here

Bismillah :)

Kehidupan ku mulai berubah. Gak ada lagi waktu buat leha-leha. Yang ada adalah tugas, ulangan, laporan praktikum, karya tulis, dan 12th grader thingy lainnya. Semua bermula semenjak Negara Api menyerang... eh hlo? Maksudnya tadi pingin nulis semenjak liburan Idul Fitri berlalu, hehehe...

>>>Tugas n Ulangan
Ini sih emang menu wajib buat anag sekolah. Tapi, rasanya beda aja gitu. Guru-guru serba ngebut ngasih materi. Tau-tau udah ulangan aja. Siklus 'belajar-ngerjain tugas-ulangan' buat satu bab jadi terasa cepat sekaliii

>>>Laporan Praktikum
Kalau ini menu wajib buat anag IPA :) Fufufufu... dan meski saya sudah satu tahun lebih jadi anag IPA, saya masih merasa kikuk dan sering salah pas praktikum. Seringkali langkah kerjanya nggak saya baca dan pahami hingga detail. Seringkali juga saya nggak neliti dulu data apa aja yang mesti dicari lewat praktikum itu. Jadilah saya bingung sendiri saat membuat laporannya...

>>>Karya Tulis
Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional. Hmph... Semacam skripsi gitu deh... Deadline nya masih pertengahan November sih, tapi target saya, tanggal 1 November harus udah kelar! Mohon doanyaa ^^

Selain hal-hal di atas, anag-anag kelas 3 juga udah harus mulai cari info seputar kuliah. Dan ini bikin galau... yeahhhh. Ada yang merasa seperti dipaksa orang tuanya buad kuliah di fakultas tertentu. Ada yang pingin masuk fakultas tertentu, tapi ngerasa nggak capable. Ada juga mungkin yang belum punya keputusan mau lanjud kuliah di mana...

Stress gilaaaa.... Astaghfirullahal'adzim... >.<

Ada beberapa temen yang udah mulai tampak labil emosinya. Semangatnya sebentar naik, lama turun [maksudnya lebih sering gak semangat]. Nggak bisa nahan air mata buat gak tumpah.

Aku sendiri juga merasa berat. Minggu ini, aku sudah mulai mengurangi waktu tidurku. Aku juga sudah mulai mengoptimalkan waktu yang ada buad menyelesaikan semua tugas tepat waktu. Seringkali terserang ngantug berat di sekolah [yang saya atasi dengan minta tolong temen semeja nyubit punggung tanggan saya, lumayan manjur juga] dan kantong mata jadi item.

Tapi aku akan berusaha untuk tidak mengeluh...

Karena jika mengeluh, semuanya jadi sia-sia...

Yang terasa berat, akan semakin terasa berat. Yang tadinya jika dilakukan tanpa keluhan akan mendapat nilai pahala, gara-gara mengeluh pahalanya jadi di cancel atau minimal di diskon. Capeknya jadi dobel: capek ngejalanin plus capek ngeluh.

Makanya jangan mengeluh... :) Budayakan jangan mengeluh...

Keep S.M.I.L.E ... positive thinking... jalani saja... don't FEEL it, just DO it... Insya Allah, we'll find our way...

Minggu, 18 September 2011

...saat semuanya berlari...

"Apa acara anda hari ini?"
"Ini mau berangkat les...:D"

*.*.*.*.*.*.*

"Kapan kamu ke rumah ku?"
"Mmmm, entar malem aja yah? Sekitar jam setengah sembilan. Les ku baru kelar jam segitu."

*.*.*.*.*.*.*

Glek! #swallow

Disaat semua orang sedang berlari, apa yang anda lakukan?

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan laptop, ditemani komunitas maya...

Ngantug...

Nonton TV...

Ngantug...

Ngerjain PR dengan setengah hati...

Ngantug...

*.*.*.*.*.*.*


Bah!!! Dalam 24 jam, orang-orang yang berlari itu mungkin telah mencoba lebih banyak untuk memecahkan berbagai persoalan!!! Sedangkan kamu malah terkantuk-kantuk!!!

Mungkin, mereka telah mulai merecall memori pelajaran dua tahun yang lalu...

Mungkin juga mereka telah mampu mengerjakan berbagai jenis soal yang biasa muncul di SNMPTN...

KAMU?!

Ck, kamu masih terkungkung dalam kesombongan yang besar!!

Kamu fikir, kamu bisa bertahan untuk tidak dikalahkan oleh orang-orang yang sudah mulai berlari itu kalau hanya diam saja? Sering mengalah dan menuruti nafsu untuk membuang-buang waktu?

TIDAK!!! Kamu harus BERGERAK!!

*.*.*.*.*.*.*

A.Y.O.L.A.H.!.!.!.!.!

Kamu harus BERGERAK!! Karena SURGA tidak bisa dicapai dengan bermalas-malasan!!

Ingat, sebesar apapun suatu benda, jika ia tidak BERGERAK, maka ia tidak akan punya momentum. Bukankah kamu sendiri pernah menuliskan kata-kata itu di sini?!

Kamu tidak senang melihat temanmu yang malas. Yang mengeluh bahwa dia tidak bersemangat. Kamu ingin jadi motor penggerak buat mereka kan?

Maka kamu harus BERGERAK!!!

Mulailah berlari juga, mumpung waktu perlombaan belum selesai dan masih memungkinkan untuk terjadi perubahan posisi !!! Mulailah berlari dengan strategimu sendiri !!! Tak perlu kau memaksa diri dengan strategi orang lain !!!

Kau punya impian, cita-cita, target... Jadikan mereka nyata dengan rencana yang matang, yang dilaksanakan dengan disiplin dan konsisten.

Kamu harus BERGERAK!!! Nggak boleh DIAM!!!


*.*.*.*.*.*.*

DO more, SACRIFICE more, GAIN more! [n.a.d.h]





Random post untuk melecut diri sendiri
semoga bisa melecut yang lain pula...
Sore hari Sabtu 17092011
44 days remain...

Kamis, 07 Juli 2011

Student Exchange Program

Seperti yang saya janjikan di entry sebelum entry ini, saya akan menjelaskan tentang JENESYS. Tapiii, nggak cuma JENESYS yang akan saya jelaskan di sini. Silakan disimak!

[anggap saja ini sebagai promosi, meski aku nggak lolos seleksi program ini, hehe]

Mari kita mulai entry yang kayaknya bakalan puanjaaaaang ini dengan sedikit keterangan tentang:

BINA ANTARBUDAYA [BAB]

Bina Antarbudaya adalah suatu organisasi non profit yang menyelenggarakan seleksi Student Exchange [StuEx] ini. Organisasi ini merupakan partner dari AFS, organisasi internasional yang menyelenggarakan pertukaran pelajar seluruh dunia.

Nah, program StuEx nya sendiri dibagi menjadi tiga:
  1. AFS [StuEx ke negara-negara di Eropa, kayaknya nggak beasiswa penuh. Jadi kita juga harus siapin duit buat idup di Eropa]
  2. YES [StuEx ke USA, full beasiswa dari pemerintah US]
  3. JENESYS [StuEx ke Japan, ada yang program 1 tahun dan 2 minggu, full beasiswa juga kayaknya...]

Program-program StuEx itu mengedepankan tentang studi budaya. Jadi, nantinya buat anak-anak yang lolos dan berangkat ke luar negeri, mereka diwajibkan buat memperkenalkan budaya Indonesia di negara penerima. And of course, mereka juga bisa belajar budaya nya negara penerima. 

Soal seleksi, woooo.... Prosesnya panjang banget. Makan waktu sekitar satu tahun. Dari kelas satu SMA [yang boleh ikut emang cuma murid kelas satu SMA] sampai kelas 2. Kalau lolos, berangkatnya bisa semester akhir kelas 2 atau awal kelas 3. Dan aku, hanya bisa bertahan sampai tahap seleksi nasional YES, yang udah aku post di sini.

Singkat cerita, bulan Maret kemarin saya dapat surat dari BAB. Isinya mengatakan bahwa saya tidak lolos seleksi. Tapi saya tidak terlalu memperhatikan subjeknya sehingga saya nggak tahu saya itu nggak lolos yang program apa. Soalnya saya kan mendaftar untuk dua program: YES dan JENESYS.

Info tambahan, bagi peserta seleksi yang mendaftar untuk ketiga program, kalau mereka nggak lolos seleksi YES, mereka masih bisa dapet yang AFS. Kalau gagal di AFS, bisa dipindah ke JENESYS. Kalau gagal di JENESYS, ya udah, berarti orang itu belum ditakdirkan buat belajar ke luar negeri, yeahhh ~

Nah, pas aku galau kemarin itu, gara-gara di FB temen-temen seleksi StuEx pada ribut soal pengumuman hasil seleksi JENESYS intensive program [yang 2 minggu] yang katanya udah keluar.

Berhubung aku udah gagal di YES, berarti harapanku cuma di JENESYS.

Hasil seleksi JENESYS long program [1 tahun] udah keluar dulu. Aku nggak lolos. Cuma ada 7 anak yang lolos seleksi program ini. Kenapa sedikit sekali? Denger-denger sih, program ini dialihkan ke anak-anak paskib nasional sebagai hadiah bagi jasa mereka yang telah mengibarkan bendera merah putih saat HUT RI [kayaknya lho yaa...]. Dan untuk seleksi yang tahun ini, buat adik kelasku, pilihan programnya tinggal dua: YES sama AFS. JENESYS udah nggak masuk program dari BAB lagi.

Pas tahu kalau hasil seleksi JENESYS intensive program udah keluar, nggak tau kenapa, tiba-tiba aku berharap banget buat dapat program itu. Padahal pas terima surat dari BAB bulan Maret kemarin, aku udah mengubur harapan buat lolos seleksi StuEx ini lho...

Selang dua hari setelah kegalauan itu lahir, saya pun mampu membunuhnya. Yeah, dalam jangka waktu dua hari itu, saya semakin yakin kalau saya nggak lolos [juga] di program yang satu ini. Dan saya mulai bisa tersenyum lagi, karena saya sudah ikhlas.

Mungkin saat ini saya memang belum pantas untuk belajar ke luar negeri. Mungkin juga saya nggak cocok buat program StuEx yang satu ini, mengingat fokus program ini adalah kebudayaan sedangkan saya ini tidak ahli di bidang kebudayaan Indonesia.

Tapi, cita-cita buat belajar ke luar negeri itu tetep ada. Aku tetep ingin melihat dan merasakan belajar di belahan bumi yang lain.... Semoga tercapai ~

Jumat, 13 Mei 2011

Hidup Bagai Air yang Mengalir [???]

Jam pelajaran pertama di akhir pekan ini adalah Bimbingan Konseling, dan tema yang diangkat sang guru kali ini tak lain tak bukan adalah tes akhir semester sekaligus kenaikan kelas yang sudah tinggal menghitung hari.

Seperti biasa, sang guru menasihati semua muridnya untuk segera mempersiapkan diri, atur strategi belajar. "Terutama untuk pelajaran-pelajaran yang nilainya belum tuntas, kalian harus berusaha lebih keras lagi. Apalagi kalau itu adalah mapel jurusan. Jangan sampai kalian tidak naik kelas hanya gara-gara ada satu nilai mapel jurusan yang tidak memenuhi KKM."

Dalam ruang kelas itu, pasti banyak murid yang gerah atau risih mendengar sang guru berkali-kali menyebut kata 'nilai'. Sampai akhirnya, ada seorang murid yang menyuarakan kegerahannya.

"Sebenarnya apa yang kita cari dari sekolah ini, bunda guru? Kita mencari ilmu bukan? Lalu mengapa yang dipermasalahkan nilai terus?"

"Karena nilaimu menunjukkan kualitasmu, anakku. Nilaimu itu sebagai tolok ukur keberhasilan belajarmu, kesuksesan usahamu dalam menuntut ilmu."

"Tapi, menurut saya, sistem penilaian yang digunakan ini membuat angka-angka yang tertera di rapor itu tidak akurat untuk dijadikan tolok ukur. Mudah sekali mengecoh sistem itu untuk mendapatkan nilai dari jalan yang tidak halal."

"Itu masalah lain. Yang perlu kalian ingat, nilai yang didapat dari jalan yang tidak halal itu tidak akan barokah."

"Saya tidak suka sistem yang seperti ini."

"Jalanilah hidup seperti air yang mengalir. Ikutilah ke mana arus kehidupan membawamu dan hadapi apapun yang kau jumpai di jalan hidupmu."

"Mengapa kita tidak menjadi arusnya saja, bunda guru? Bukan air yang mengalir mengikuti arus?"

~~~~~~~~~~~

Filosofi hidup bagai air yang mengalir memang memiliki dua penafsiran yang berbeda.

Ada yang beranggapan bahwa hidup bagai air yang mengalir berarti hidup tanpa rencana, pasrah sepenuhnya pada takdir yang mengantarkan ke titik akhir.

Pendapat lain menyatakan bahwa yang dimaksud filosofi ini adalah hidup harus terus berjalan [mengalir], apapun yang terjadi. Jangan sampai kerikil-kerikil maupun karang dijadikan alasan untuk berhenti mengalir.

Meskipun tidak suka dengan sistem penilaian, murid tetap harus menghadapi dan menerimanya. Namun, sebagai murid yang berakhlaq, sepantasnyalah tidak mencurangi sistem tersebut. Di samping itu, dengan menyadari bahwa nilai tidak bisa menjadi tolok ukur yang akurat, jangan terlalu terpengaruh oleh nilai. Faktor keberuntungan juga sedikit banyak menentukan nilai. Saat mendapat nilai bagus, tetaplah rendah hati. Saat nilai terjun bebas dari ketinggian juga tak perlu ikut terjun ke lembah depresi.

The last but not least, yang penting adalah niatnya. Jangan pernah meniatkan sekolah hanya untuk mencari nilai. Karena angka-angka itu bisa dimanipulasi...

Jumat, 06 Mei 2011

Oase Motivasi

Kala aku sedang tenggelam dalam krisis semangat, menyerah kalah pada rasa malas, takdir membawaku pada beberapa untai kata yang mampu menamparku, menyadarkanku... Kuhayati kata-kata itu, dan di sana kutemukan banyak makna yang berharga... Inilah untaian kata-kata itu...

Ijinkan saya mengingatkan,
bahwa

CITA-CITA ADALAH IMPIAN YANG BERTANGGAL.

...Jika Anda telah memiliki impian,
berilah tanggal bagi pencapaiannya,
dan impian itu akan menjadi cita-cita.

Kemudian,
Anda tinggal menyusun urutan tindakan
untuk mencapainya pada tanggal itu.

Sehingga, semakin Anda menunda,
semakin tanggal itu terdorong menjauh.

Dan jika Anda malas,
semakin cita-cita itu menjadi tidak berarti.

[Mario Teguh]
~~~

Jika Anda hanya menginginkan yang kecil,
karena takut kecewa jika bercita-cita besar
lalu tidak tercapai;
mohon dijawab ini ya?

Jika Anda gagal, kapan gagalnya?

"Di masa depan."

Lalu mengapa Anda sudah berlaku
seperti sudah kecewa hari ini?

"Saya tahu diri."

Tahu diri bahwa Anda tidak mampu,
bukanlah perintah untuk mengecilkan cita-cita,
tapi perintah untuk meningkatkan kemampuan.

Hormatilah diri Anda.

[Mario Teguh]


Temukan maknanya sendiri.... 

Sabtu, 01 Januari 2011

DIA Mengerti Kita

"...jangan pernah merasa menyesal, setiap kali gagal menggapai cita. Jika kau sudah usahakan yang terbaik, maka terimalah keputusanNYA untukmu. Jika kau belum diizinkan untuk terus, maka sebaiknya kau kembali dengan suka hati. Karena DIA tahu: kita belum siap untuk saat ini..."

Baru saja saya dapat kabar, kalau saya tidak lolos seleksi Youth Exchange and Study (pertukaran pelajar ke Amerika Serikat). Akhirnya, setelah menghabiskan akhir tahun 2010 dengan penuh gamang dan galau, saya mendapat kepastian juga... Jujur, saya bersyukur telah mendapat kepastian, apapun itu.

Hari-hari di akhir tahun 2010 saya dominasi dengan merenung dalam galau. Dulu, begitu mendapat info tentang pertukaran pelajar ini, saya langsung dengan penuh yakin memutuskan untuk ikut (setelah diizinkan orang tua tentunya). Dan saya bersemangat sekali mengikuti tahap-tahap seleksi yang sudah dimulai sejak bulan Mei 2010. Namun, gamang itu mulai hadir saat saya menghadapi formulir untuk menentukan placement saya di sana nanti...

Formulir ini paling sulit. Salah satunya adalah karena kita wajib menyertakan health certificate dari dokter. Health certificate ini isinya banyak sekali. Ada pertanyaan-pertanyaan tentang riwayat kesehatan kita, imunisasi, dan kondisi kesehatan kita saat ini. Saya sudah sempat menemui seorang dokter. Beliau tidak bersedia mengisi karena saya belum memiliki data yang valid. Dokter itu menyarankan saya untuk general check up saja.

Terus terang, saya langsung kehilangan semangat mengingat biaya untuk general check up itu tidak sedikit. Tapi saya tetap mengisi formulir itu, memutuskan untuk mengosongi bagian health certificate dulu. Karena saya tidak mau masalah biaya ini menghambat pencapaian cita saya, seperti yang telah saya post di sini.

Sebenarnya, apa yang membuat saya ragu?

Begini, saya sudah berjuang sejauh ini, sampai tahap seleksi akhir, tentu saja saya merasa eman-eman kalau saya mundur begitu saja hanya gara-gara saya tidak mau membebani orang tua dengan biaya general check up. Orang tua saya mau membiayai, meskipun mungkin hutang dulu (mengingat saat itu adalah akhir bulan). Namun, saya tetap tidak enak hati. Saya merasa telah terlalu banyak merepotkan mereka dalam proses seleksi yang panjang ini. Jadi, di satu sisi saya ingin terus, di sisi lain saya ingin berhenti. Dan kedua sisi ini sama besarnya. Inilah yang melahirkan ragu pada diri saya.

Bagaimanapun, saya lega sekali setelah menerima pengumuman tadi. Memang terbersit sedikit kecewa. Namun, setelah saya renungkan lagi, saya tidak boleh kecewa. Jika saya bercermin diri saat ini, menilai diri sendiri, saya tahu bahwa saya belum siap untuk hidup di luar negeri. Saya masih sering bersikap kekanak-kanakan. Dan saya masih belum dapat menjadi perwakilan (duta) Indonesia di negeri orang. Jadi, ada baiknya saya menggembleng diri sendiri terlebih dulu.

Keinginan untuk belajar di luar negeri itu tetap ada. Dan saya harus sudah siap, begitu kesempatan itu datang menjemput saya.

Rabu, 08 Desember 2010

Hay, Kau Masih Sebatas Bermimpi!

free glitter text and family website at FamilyLobby.com

"Apa cita-citamu?"
"Ilmuwan."
"Dalam bidang apa?"
"Kimia."

NONSENSE!!!

Benarkah itu yang kau cita-citakan? Ataukah itu hanya kata-kata yang tersimpan di memori otakmu, yang kau gunakan untuk menjawab pertanyaan yang sama, agar kau terlihat sebagai orang yang punya tujuan hidup?

Jangan-jangan, kau tidak paham hakikat cita-cita yang sesungguhnya? Jangan-jangan kau hanya asal comot saja?

Ilmuwan kau bilang? Apa yang sudah kau lakukan untuk mewujudkannya, huh? Kau pikir kau bisa mencapainya dengan malas-malasan bersekolah? Dengan menunda-nunda menyelesaikan tugas kewajibanmu? Dengan terlalu banyak bercanda, tertawa, dan melakukan hal-hal tak bermanfaat lainnya? Melahap detik demi detik hanya dengan mematung raga? Atau kau pikir, kini belumlah saatnya untuk mulai merealisasikan citamu? Kau pikir, kau hanya perlu memikirkan tentang perealisasian citamu ketika kau sudah lulus sekolah nanti? Kau pikir merealisasikan cita-cita itu mudah ya?

TIDAK!!! Untuk dapat memanen cita-citamu, kau harus telaten merawatnya. Kau harus mau setiap hari menyiraminya, memupuknya, dan menjaganya dari berbagai hama. Kau tidak bisa mengharapkannya langsung menyata tanpa melakukan usaha sedikitpun! So, wake up girl!

"Setelah lulus SMA nanti, aku mau masuk ke FMIPA Matematika UGM. PMDK..."

OH YEAH???!!!

Jika kau inginkan itu, apa yang telah kau lakukan untuk mendapatkannya? Bahkan jika diberi soal tentang persamaan lingkaran saja, kau tak bisa menyelesaikannya. Yakin kamu mau masuk FMIPA? Yakin kamu bisa dapat PMDK? Ok, mungkin kamu yakin, dan aku yakin kamu yakin. Karena aku tahu, kau adalah tipe orang yang selalu percaya pada harapan-harapan. Tapi, cobalah kau tengok usahamu dulu!!! Sudah pantaskah usahamu dibayar dengan apa yang kau inginkan tersebut, hah?

"Setelah lulus kuliah, aku akan meneruskan studiku ke Sorbonne... Beasiswa penuh..."

REALLY???!!!

Kau yakin Sorbonne mau menerima orang seperti kau? Orang yang terjangkit penyakit malas stadium akhir. Orang yang kinerja otaknya seperti koneksi internet yang lola [loading lama]. Sadarlah!!! Bangunlah!!! Sorbonne tidak akan mengulurkan tangannya untuk orang-orang seperti itu!!!

Hay, kau masih sebatas bermimpi! Bangunlah segera!

Jumat, 03 Desember 2010

It Can't Wait

Kau adalah orang yang bisa, mau, dan setia menanti

Kau rela mendengar tiap detik berlalu, hanya mendengar

Kau rela berhenti tanpa mengerjakan apapun, hanya bernafas dan melamun

Kau rela berlama-lama berdiam, mematung jasad, melanglang jiwa

Kau setia dengan penantian akan sesuatu yang mungkin tak akan pernah ada

Kau lamban!!!

GET UP!!!

Meski kau bisa, mau, dan akan setia menanti

Tapi di luar sana ada sesuatu yang tidak bisa menanti

Detik-detik waktu tak akan melambatkan lajunya demi menantimu menggeliat

Mimpi-mimpi hidupmu tak bisa menanti tanpa kepastian pernyataan

Dan semua prestasi, tidak akan hanya diam menunggu

Semua itu harus dikejar!!! Bukan ditunggu!!!

Maka cepatlah bangun!!! Jangan banyak melamun!!!

Lari!!!

'Cause the time can't wait for you...

Minggu, 28 November 2010

About My New Love

Holla!! \(^.^)/
Berjumpa lagi dengan SAYA yang masih agak-agak puyeng mikir tes Fisika tadi [hahaha]
Well, meski puyeng, SAYA paksakan ngetik postingan baru deh buat blog ini. Karena SAYA sadar, blog ini telah lama merindukan belaian kasih sayang SAYA [sok tau XP]

Kali ini, SAYA mau cerita tentang New Love SAYA...

Yups, baru saja, cinta SAYA kembali bersemi... Kali ini hati SAYA memerah jambu karena jumpa dengan banyak orang-orang luar biasa dari berbagai penjuru Indonesia Raya... Simak cerita SAYA, ya...

$$$ Jum'at, 19 November 2010 $$$
Rasa-rasanya hati SAYA telah terbelah. Dan yang SAYA genggam hanyalah setengahnya. Dengan setengah hati itulah SAYA mulai long journey to Jakarta! Yeah...

Q: Ngapain ke Jakarta?
A: Buat ikut Seleksi Nasional Youth Exchange and Study (YES) =D

Yups... Alhamdulillah, alhamdulillahi robbil'alamiin.... SAYA bisa lolos seleksi sampai tahap nasional guys! SAYA sudah mulai berkecimpung dalam seleksi program pertukaran pelajar ini sejak bulan Mei, alias paruh awal tahun ini. Dan sekarang, di paruh akhir tahun ini SAYA masih bisa bertahan bersama 193 pelajar lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Fiuuuh.... Sekali lagi, alhamdulillah...


Q: So, kenapa setengah hati gitu berangkatnya?
A: Coz, waktu belom berangkat pun, SAYA udah kangen sama temen-temen sekolah... huwaaa...

Tapi, SAYA tetap berangkat sobat... Dan SAYA tidak menyesal berpisah dengan temen-temen sekolah selama beberapa hari demi bertemu dengan orang-orang luar biasa, New Love SAYA...

$$$ Malem Sabtu, @Stasiun Tawang, Semarang $$$
Di antar oleh Yangti, Oom, dan sepupu, kami tembus cuaca Semarang yang saat itu sedang hujan demi mencapai stasiun Tawang yang lokasinya terletak sekitar 7 Km dari rumah Yangti.

Sampai di sana, kami harus nunggu beberapa jam sebelum akhirnya SAYA naik kereta ke Jakarta... =)

Udah gitu, SAYA langsung bobok dah di kereta.... XD

$$$ Sabtu, 20 November 2010: It's Jakarta!!! $$$
Hoahm, setelah menempuh perjalanan selama kurleb 9 jam, akhirnya kaki SAYA kembali menginjak Jakarta setelah kunjungan terakhir SAYA ke ibukota 3 tahun lalu!

Capek dan masih bau, kami [para peserta seleksi batch 3] naik taxi menuju WISMA HANDAYANI, tempat tinggal kami sampai Senin nanti...

Di sana, SAYA pun mulai mendapat kenalan baru. Sosok-sosok luar biasa dari Salatiga, Purwokerto, Magelang, Temanggung, Surabaya, Malang, Makassar, bahkan Papua! Whoa....

Sumpah ya, bersama mereka, SAYA kembali tersadarkan bahwa SAYA itu masih bukan siapa-siapa. Bahwa SAYA itu tak punya apa-apa untuk dibanggakan, disombongkan.

Setelah puas melepas lelah [ok, sebenarnya SAYA masih capek waktu itu], kami pun mulai prosesi seleksinya. Jadwalnya hari itu adalah dinamika kelompok. Dinamika kelompoknya dua kali, sore sama malem.

Yang SAYA dapat dari seleksi ini...
Hidup setiap orang di dunia ini pastilah berbeda. Dan dengan mengetahui beberapa 'aliran' hidup yang berbeda dari beberapa orang, SAYA bisa lebih mudah menilai 'aliran' hidup SAYA sendiri. Selain itu, SAYA juga jadi termotivasi untuk menjadi orang yang lebih baik lagi setelah mendengar beberapa kisah hidup orang-orang luar biasa itu.
Yang kedua, untuk menghadapi aneka problematika hidup ini, kita harus bisa berpikir cepat dan gesit bertindak.
Yang ketiga, dalam suatu kerja kelompok, kita bekerja untuk kelompok. Bukan untuk kepentingan diri sendiri.

Selesai dinamika kelompok kedua, kita langsung balik ke kamar. Pinginnya sih langsung banting badan di spring bed yang tersedia, tapi kita masih punya tugas sob! Kita harus jawab semua pertanyaan Lembar Kerja yang harus dikumpulkan esok pagi. Gampang koq soalnya, tapi ya itu, kita udah capek.... ngantukk... hoahm

$$$ Ahad, 21 November 2010: Wonderful day!!! $$$
Hari ini jadwalnya kita untuk diwawancara. SAYA dapat shift pagi. Betapa senangnya! Itu artinya, siang harinya SAYA bebas mau ngapain aja. Dan rencana SAYA yang nomor satu tentu saja: TIDUR!! [haha, dasar emang kebo!!]

Saya diwawancara sama orang Indonesia asli [ada peserta lain yang diwawancara sama bule, bukan sembarang bule lho, dari US Embassy bo!!!].

Wawancaranya seru... Saya sama sekali tak grogi... Santai atmosfernya... Berasa kita lagi sharing sama temen aja... =)

Sorenya, habis molor entah berapa jam lamanya, SAYA nonton kawan-kawan yang tadi wawancara bareng SAYA main tenis. Sumpah, ngakak SAYA lihat mereka main tenis. Habisnya mereka kayak main badminton sih... hehe, bayangin aja, tinggi net tenis paling sekitar 1 meter, eeee.... mereka pada mukul bolanya tinggi-tinggi banget, sampai ada yang nyasar ke lantai empat!! Ckckck....

Selaen itu, mereka kentara banget jarang main tenis... SAYA berasa nonton adu servis doank... jarang bolanya bisa bolak-balik tanpa dijeda servis, haha [tak bermaksud mengejek kawan.... SAYA sendiri juga tak bisa main tenis koq... I just told the humor... ^^V]

Malemnya.... wuiiiih, bener-bener tak terlupakanlah....

Sebenernya jadwal kita adalah debriefing. Tapi di cancel. Ya udah deh, kita kumpul-kumpul aja di ruang makan. Ada yang main piano, saxo, violin, main sulap juga ada. Keren-keren dah pokoknya!!

$$$ Last day: Senin, 22 November 2010 $$$
Di hari seleksi yang terakhir ini, kita mengerjakan SLEP test, semacam TOEFL gitu lah...

Selesai SLEP, kita pun melepas kangen dengan semua alat elektronik kita [selama dikarantina, kita sama sekali tak boleh pegang alat elektronik semacam HP, camdig, iPod, dsb]

Kita foto-foto di ruang sesi...

Terus, sembari menunggu jemputan ke Gambir, kita kumpul-kumpul memanfaatkan saat-saat terakhir kita untuk bercanda bersama....&nbsp;

Whuaah.... sekarang hati SAYA juga lumayan berat buat balik ke Solo, pisah sama orang-orang luar biasa itu...

Kata-kata perpisahan kami saat itu adalah: "Met jumpa lagi di Orientasi ya!!"

PS: Now, I really miss you all, friends...

Minggu, 14 November 2010

Seleksi Nasional Youth Exchange and Study (YES) 2011-2012

Start:     Nov 20, '10 11:00a
End:     Nov 22, '10
Location:     Wisma Handayani, Jakarta
Alhamdulillah.... Saya bersyukur sekali bisa menapak hingga ke tahap ini... Sungguh saya terkadang masih sulit mempercayai panjangnya jejak yang telah saya bentangkan sejak saya memutuskan untuk ikut seleksi pertukaran pelajar ini... Tapi saya juga tahu pasti, rute di depan bukanlah rute yang mudah dan bisa disepelekan... Mungkin jika diumpamakan dengan pendakian gunung, saya kini telah tiba di bagian terjal lagi tinggi, batu padas di mana-mana, dan lapisan oksigen yang kian tipis... Yaa Muqiit, Yaa Qowiyy, kuatkan hamba untuk terus menapakkan langkah demi langkah ke depan... sungguh hamba mohon ya Allah, tuntun hamba di manapun di punggung bumiMu ini... Tenangkan selalu hati hamba setiap kali hati yang lemah ini tergetar cemas, takut, maupun khawatir... Hamba mohon, jagalah hamba agar dapat mempertahankan kejernihan akal hamba dalam menghadapi seleksi-seleksi di depan... Yaa Mujiib, kabulkanlah do'aku ini... aamiin